Breaking News

6/recent/ticker-posts

Kunker Spesifik Komisi VIII DPR RI di Unizar Mataram, Salurkan Bantuan Sosial | Suara Bumigora


Mataram, 
suarabumigora.com - Kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI, masa persidangan II tahun sidang 2024-2025, bertempat di Kampus Universitas Islam Al- Azhar Turide, Kota Mataram (21/3/25).

Kunjungan tersebut dalam rangka  pengelolaan perguruan tinggi keagamaan  islam di Universitas Islam Al Azhar dan Penyaluran bantuan sosial oleh Komisi  VIII DPR RI.

Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB, khususnya dalam bidang sosial dan kebencanaan. Bantuan yang disalurkan mencakup Bantuan PKH Periode Januari-Maret 2025 untuk Provinsi NTB, Bantuan Sembako Periode Januari-Maret 2025 untuk Provinsi NTB, Bantuan atensi bagi penyandang disabilitas, Santunan ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana tanah longsor dan banjir bandang di Kabupaten Bima, serta Bantuan bufferstock logistik untuk penanggulangan bencana alam.

Gubernur NTB H. Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi dan selamat  datang di NTB ketua tim dan rombongan  Komisi VIII DPR RI.

Disebutkan Miq Iqbal sapaan akrab Gubernur mengatakan bahwa pemprov  NTB memiliki fokus utama dalam menyelesaikan permasalahan  kemiskinan.

"Akar masalah dari persoalan sosial ini adalah kemiskinan karenanya dengan kedatangan Komisi VIII diharapkan bisa mendukung program pengentasan  kemiskinan di NTB," ungkap Miq Iqbal eks Dubes Indonesia untuk Turki tersebut.

Selain itu, Miq Iqbal menambahkan program prioritas lainnya adalah terkait  lingkungan.

"Ini menjadi isu yang serius untuk diselesaikan karena banyak terjadinya bencana banjir diakibatkan oleh penanaman jagung, karena itu perlu adanya kebijakan pemerintah yang di adress dari hulu," pungkasnya.

Semetara itu, ketua tim rombongan Komisi VIII, H. Nanang Samodra, menyampaikan terimakasih telah diterima dengan baik datang di NTB.

"Dengan kedatangan kami disini diharapkan bisa bermanfaat untuk  perguruan tinggi lebih baik dalam pengelolaan dan manajemen kampus kedepannya," ujarnya.

Pada sebelumnya,  Rektor Unizar, Muh. Ansyar, menyampaikan selamat datang di NTB, semoga kedatangan rombongan Komisi VIII menjadi berkah bagi kampus.

Dijelaskan, Universitas Islam Al Azhar menjelma menjadi ruang akademik yang inklusif, tempat bernaungnya generasi putra putri bangsa dari latar belakang suku, agama dan budaya yang berbeda-beda.

"Saat ini, Unizar memiliki 7 Fakultas, dan 12 Program studi dan mahasiswa aktif mencapai 3.000 orang," ujarnya.

Ditambahkan Rektor, Komisi VIII merupakan mitra strategis dunia pendidikan tinggi islam sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan perguruan tinggi islam.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Unizar dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah dan lembaga terkait. Dengan dukungan berbagai pihak, UNIZAR optimis dapat terus berkembang menjadi institusi pendidikan unggul di kawasan timur Indonesia serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.(lws)




Posting Komentar

0 Komentar